Empat siswa MA Darul Falah tampil dalam rangkaian MTQ XXXII Kabupaten Tulungagung 2026 dan membawa pulang satu prestasi
Tulungagung – Panggung MTQ XXXII Kabupaten Tulungagung 2026 tidak hanya menjadi ruang bagi para peserta untuk berkompetisi dalam cabang-cabang utama. Semarak perhelatan tersebut juga diwarnai berbagai kegiatan pendukung yang membuka kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitasnya.
Salah satunya melalui lomba Qosidah Jadoel yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026 di GOR Lembupeteng, Kabupaten Tulungagung. Dalam kegiatan tersebut, Madrasah Aliyah Darul Falah mengirimkan empat siswa sebagai delegasi. Mereka adalah Roisatun Nuroini kelas XI-A, Lisa Nur Iza Ramadhani kelas XI-A, Zulva Restiana Salsabila kelas X-A, dan Eka Nur Khasanah kelas XI-A.
Tampil di Panggung MTQ
Meski Qosidah Jadoel bukan termasuk dalam 17 cabang resmi yang dilombakan dalam struktur utama kompetisi MTQ XXXII Kabupaten Tulungagung, kehadiran lomba ini tetap memberikan warna tersendiri dalam rangkaian kegiatan.
Keempat siswa MA Darul Falah tampil di atas panggung dengan membawa semangat untuk memberikan penampilan terbaik. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk berani tampil di ruang publik sekaligus menunjukkan kemampuan seni yang dimiliki.
Bagi para peserta, tampil dalam sebuah perlombaan bukan hanya persoalan mengejar juara. Ada proses latihan, membangun kekompakan, mempersiapkan penampilan, hingga keberanian untuk tampil di hadapan penonton dan dewan juri.
Satu Nama Naik Podium
Dari empat delegasi yang dikirim, Zulva Restiana Salsabila, siswa kelas X-A, berhasil meraih Harapan 3 dalam lomba Qosidah Jadoel.
Prestasi tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi MA Darul Falah. Terlebih bagi Zulva yang masih duduk di kelas X. Pencapaian ini menjadi pengalaman awal yang dapat menjadi bekal untuk terus mengembangkan potensi dan keberaniannya dalam berbagai kesempatan berikutnya.
Keikutsertaan empat siswa dalam rangkaian MTQ XXXII Kabupaten Tulungagung 2026 menunjukkan bahwa ruang belajar bagi siswa tidak hanya hadir melalui kegiatan akademik. Panggung seni juga dapat menjadi tempat untuk belajar tentang keberanian, kerja sama, disiplin, dan percaya diri.
Harapan 3 yang diraih Zulva menjadi bukti bahwa keberanian untuk tampil dan kemauan untuk mencoba dapat membuka jalan menuju prestasi. Dari panggung Qosidah Jadoel, MA Darul Falah kembali membawa pulang pengalaman sekaligus kebanggaan.




