M. Galang Pratama dan M. Anwaril Tafrihan membawa pulang prestasi dari Kejurcab V PSNU Pagar Nusa Cabang Tulungagung
Tulungagung – Prestasi kembali diraih santri Madrasah Aliyah Darul Falah melalui ajang pencak silat. Dua siswa berhasil membawa pulang gelar juara dalam Kejurcab V PSNU Pagar Nusa Cabang Tulungagung yang berlangsung pada Kamis hingga Minggu, 17–20 September 2026.
Dua prestasi tersebut diraih oleh M. Galang Pratama, siswa kelas XII-C, dan M. Anwaril Tafrihan, siswa kelas XI-B. Keduanya tampil di kelas yang berbeda dan berhasil menunjukkan kemampuan terbaik hingga mampu menembus posisi juara.
Tampil di Dua Kelas
M. Galang Pratama berhasil meraih Juara 1 Kelas Dewasa D. Pencapaian tersebut menjadi hasil dari kemampuan dan kesiapan yang ditunjukkan selama pertandingan.
Sementara itu, M. Anwaril Tafrihan berhasil meraih Juara 3 Kelas Remaja H. Prestasi tersebut menambah deretan capaian santri MA Darul Falah dalam bidang olahraga dan bela diri.
Keikutsertaan keduanya dalam kejuaraan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengejar prestasi. Pertandingan juga menjadi ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan yang telah mereka pelajari. Di atas gelanggang, setiap atlet dituntut mampu menerapkan teknik sekaligus menjaga konsentrasi dan sportivitas.
Prestasi dan Pembentukan Karakter
Pencak silat memiliki ruang penting dalam pendidikan karakter. Latihan yang dilakukan secara rutin mengajarkan kedisiplinan, ketekunan, keberanian, serta kemampuan untuk mengendalikan diri.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan kehidupan santri yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik. Santri juga perlu memiliki mental yang kuat serta kemauan untuk terus berkembang melalui berbagai pengalaman.
Bagi MA Darul Falah, capaian M. Galang dan M. Anwaril menjadi bagian dari proses pembinaan potensi siswa di luar ruang kelas. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa bakat dan kemampuan santri dapat berkembang ketika mendapatkan ruang untuk dilatih dan diuji.
Dua gelar dari Kejurcab V PSNU Pagar Nusa menjadi catatan positif bagi MA Darul Falah. Di balik setiap medali terdapat latihan, disiplin, keberanian, dan kemauan untuk terus mencoba. Nilai-nilai itulah yang diharapkan tidak berhenti di gelanggang, tetapi turut tumbuh dalam keseharian para santri.




