10 Santri MA Darul Falah Tuntaskan Amanah Paskibraka Kecamatan Sumbergempol

Dari Prosesi Pengukuhan hingga Pengibaran Sang Merah Putih, Para Santri Menjadi Bagian dari Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Bendiljati Kulon – Sepuluh santri Madrasah Aliyah Darul Falah mendapat kesempatan istimewa untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Sumbergempol dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Perjalanan tersebut mencapai puncaknya pada Senin, 17 Agustus 2026, setelah sebelumnya mereka menjalani prosesi pengukuhan dan rangkaian persiapan.

Dikukuhkan sebagai Paskibraka Kecamatan

Tahapan penting dimulai pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Sepuluh santri MA Darul Falah mengikuti prosesi pengukuhan anggota Paskibraka Kecamatan Sumbergempol yang berlangsung di Balai Desa Mirigambar.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Camat Sumbergempol, Heru Junianto, S.STP., M.M. Suasana berlangsung khidmat. Para calon Paskibraka mengikuti setiap rangkaian dengan penuh kesungguhan sebagai tanda kesiapan mereka menerima amanah untuk bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan.

Bagi sepuluh santri tersebut, pengukuhan bukan sekadar seremoni. Momen ini menjadi penanda bahwa proses latihan dan pembinaan yang telah mereka jalani akan segera diwujudkan dalam tugas nyata. Mereka membawa nama pribadi, keluarga, sekaligus Madrasah Aliyah Darul Falah.

Menunaikan Amanah di Hari Kemerdekaan

Dua hari kemudian, Senin, 17 Agustus 2026, seluruh anggota Paskibraka Kecamatan Sumbergempol melaksanakan tugas dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Desa Mirigambar. Upacara diikuti oleh berbagai instansi, sekolah, dan organisasi masyarakat di wilayah Kecamatan Sumbergempol.

Sepuluh santri MA Darul Falah mendapat peran dalam pelaksanaan upacara. Rambang Atmajaya dipercaya sebagai komandan kelompok 17. Muhammad Galang Pratama bertugas sebagai pembentang bendera pada upacara penaikan. Pada upacara penurunan, Nurain bertugas sebagai pemegang tengah atau pembalik, sedangkan Sabrina ‘Alimah Zahra dipercaya sebagai pembawa baki.

Setiap tugas dijalankan dengan penuh konsentrasi dan tanggung jawab. Bagi para santri, berdiri di hadapan masyarakat dalam sebuah upacara kemerdekaan menjadi pengalaman yang tidak setiap siswa dapat rasakan. Latihan berulang yang mereka jalani akhirnya menemukan maknanya ketika Sang Merah Putih dikibarkan dan diturunkan dengan penuh kehormatan.

Keikutsertaan sepuluh santri MA Darul Falah menjadi kebanggaan bagi keluarga besar madrasah. Pengalaman ini sekaligus menjadi pembelajaran nyata tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan cinta tanah air.

Dari prosesi pengukuhan hingga pelaksanaan upacara, perjalanan mereka menunjukkan bahwa sebuah amanah tidak berhenti ketika seseorang dipercaya. Amanah justru dimulai ketika kepercayaan itu diberikan. Sepuluh santri Darul Falah telah membuktikannya dengan berdiri tegap dan menjalankan tugas terbaiknya untuk Merah Putih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Pengumuman

SPMB Madrasah Aliyah Darul Falah...
SPMB Madrasah Aliyah Darul Falah...

Prestasi

Stand up Comedy
Cerdas Cermat Al Qur'an

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman