Tiga Hari Pelatihan Leadership dan Public Speaking Menjadi Ruang Bertumbuh bagi Siswa Kelas XI dan XII
Bendiljati Kulon – Seorang pemimpin yang baik tidak hanya mampu mengambil keputusan, tetapi juga mampu menyampaikan gagasan dengan jelas dan menginspirasi orang lain. Berangkat dari semangat tersebut, Madrasah Aliyah Darul Falah menyelenggarakan SIPALIS (Santri Pelajar Leadership & Public Speaking) pada 8–10 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XI dan XII sebagai bagian dari upaya madrasah membentuk generasi yang berkarakter, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang memadukan penguatan kepemimpinan, keterampilan berbicara di depan umum, dan kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Seluruh materi disusun secara bertahap agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam situasi nyata.
Hari pertama diawali dengan pelatihan leadership yang difasilitasi oleh PAC Sumbergempol. Dalam sesi ini, peserta diajak mengenali potensi diri sekaligus memahami makna kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Melalui diskusi, simulasi, dan berbagai aktivitas interaktif, para siswa belajar bahwa seorang pemimpin bukan hanya tentang kemampuan memimpin orang lain, tetapi juga tentang tanggung jawab, keteladanan, dan keberanian mengambil keputusan.
Memasuki hari kedua, fokus kegiatan beralih pada pelatihan public speaking, khususnya keterampilan menjadi Master of Ceremony (MC). Hadir sebagai narasumber, Ibu Nila Ayati Nuzula, S.Pd., guru MTsN 1 Tulungagung yang juga aktif sebagai jurnalis MADU TV. Beliau membagikan pengalaman praktis mengenai teknik vokal, penguasaan panggung, hingga cara membangun komunikasi yang efektif dengan audiens. Peserta pun mendapat kesempatan untuk mempraktikkan materi secara langsung sehingga suasana pelatihan berlangsung aktif dan penuh antusiasme.
Pada hari terakhir, seluruh peserta mengikuti diskusi kelompok yang menjadi puncak dari rangkaian SIPALIS. Berbekal materi yang telah diperoleh, mereka diminta menganalisis berbagai studi kasus kepemimpinan dan menyusun solusi secara bersama-sama. Proses diskusi berlangsung dinamis. Setiap kelompok saling bertukar gagasan, mengemukakan pendapat, sekaligus belajar menghargai sudut pandang orang lain. Aktivitas ini memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak dapat dipisahkan dari kemampuan berkolaborasi dan menyelesaikan masalah secara bijaksana.
SIPALIS 2026 menjadi bukti bahwa pembentukan karakter tidak hanya dilakukan di dalam ruang kelas. Melalui pengalaman belajar yang interaktif, peserta didik memperoleh bekal kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan kepercayaan diri yang akan berguna dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat tersebut, MA Darul Falah terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam akademik dan keagamaan, tetapi juga siap menjadi pemimpin yang mampu membawa manfaat serta memberikan perubahan positif di tengah masyarakat.




